Rabu, 09 Mei 2012

Keadaan Umum (General Conditions)

1. Kondisi umum
Secara administrasi pemerintahan, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting termasuk dalam wilayah Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (61%) dan Kecamatan Hanau, Danau Sembuluh, Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan (39%), Provinsi Kalimantan Tengah. Secara geografis terletak antara 2⁰20’LS - 2⁰35’LS dan 111⁰50’BT - 112⁰15’BT.

2. Keadaan Kawasan
a. Iklim dan Hidrologi

Berdasarkan klasifikasi iklim Schmidt dan Ferguson, kawasan TNTP termasuk tipe A dengan nilai Q=10,5% dengan suhu minimum 18-21⁰C dan suhu maksimum 31-33⁰C. Rata-rata curah hujan tahunan 2.180 mm/tahun dan kelembaban nisbi rata-rata 84%. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober – April dan sebaliknya musim kemarau terjadi pada bulan Mei – September.
Kawasan TNTP terdiri dari 7 Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu DAS Sekonyer, DAS Buluh Kecil, DAS Buluh Besar, DAS Cabang, DAS Perlu, DAS Segintung dan DAS Pembuang.
b. Topografi
Kawasan TNTP mempunyai topografi datar sampai bergelombang dengan ketinggian 0 – 100 meter dari permukaan laut (mdpl).
c. Geologi
Secara geologis, kawasan TNTP berumur relatif masih muda yang sebagian besar berupa sedimen aluvial dengan bentuk fisik tanah berlumpur dan miskin hara.

3. Keadaan Masyarakat
Secara antropologis, masyarakat di sekitar dan dalam kawasan TNTP merupakan perpaduan beberapa entik yang berbeda. Penduduk di Kecamatan Kumai termasuk Suku Melayu dan Dayak Mendawai yang merupakan penduduk asli serta Suku Jawa, Madura dan Bugis yang merupakan pendatang. Kaum pendatang inipun sebenarnya telah dianggap sebagai penduduk asli mengingat secara historis mereka telah bermukim secara turun temurun dalam beberapa generasi. Sedangkan penduduk di Kabupaten Seruyan tergolong Suku Melayu, Banjar dan pendatang dari Jawa. Pemukiman dan desa disinipun tidak eksklusif satu etnik tertentu melainkan sudah berbaur dan kawin-mawin diantara suku-suku tersebut sehingga tercipta koeksistensi damai.

4. Aksesibilitas
Untuk menuju Pangkalan Bun, Ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat dapat ditempuh melalui pesawat udara langsung dari Jakarta, Semarang atau Surabaya. Alternatif jalan darat juga bisa ditempuh dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun selama ± 9 Jam. Dari Pangkalan Bun perjalanan dilanjutkan menuju Kumai selama ± 30 menit. Dari kumai dapat melanjutkan perjalanan menggunakan “Klotok” atau Speed boat selama ± 1- 4 jam tergantung lokasi yang dituju.

5. Obyek Wisata yang ada di TNTP
Beberapa obyek wisata yang sering di kunjungi wisatawan adalah : Camp Leakey, Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, Pesalat, Pondok Ambung, Desa Sungai Cabang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Sudah Mampir ^_^